Tidak pernah ada kata habis, untuk setiap yang terjadi pada wanita... Pribadi yang selalu menjadi sorotan dan perbincangan. Baik itu sebuah kata salut maupun cibiran yang tiada habisnya... kali ini saya ingin berbagi tentang wanita dan perkawinan... Terangkum, terpapar dan tertulis ketika begitu dalam merasakan apa yang terjadi pada yang terlihat... Ya terlihat, karena kita tidak pernah tahu dengan pasti apa yang terjadi dan dirasakan orang lain. Ok ;-) begini ceritanya :
Ketika melihat kekurangan wanita hanya bisa mengelus dada... Ngomel-ngomel atau menangis... Tapi lelaki... Mereka bisa berpaling... Pergi... Tanpa memiliki rasa untuk mendampingi kekurangan, memberi perlindungan atau meluruskan yang bengkok. Wanita dituntut sempurna... Untuk sesuatu yang belum tentu memberikan kebahagiaan dunia dan akhirat kelak. Padahal wanita hanya pengikut, tapi yang memimpin berhak diatas segalanya... Menyalahkan tanpa memberikan arahan, menghina tanpa kelembutan dan meninggalkan wanita menangis tanpa memberinya dekapan... Sadarilah wanita hanya berdiri diatas perasaannya, tapi lelaki mereka berdiri diatas logika... Logika yang sangat memberinya keuntungan... Wanita bisa menjadi racun... Itu karena, kamu lelaki tidak bersikap adil... Adil kalau wanita adalah titipan orang tuanya, adil kalau wanita adalah pengikut... Kamulah lelaki yang yang menjadikan wanita itu racun... Racun yang selalu diminum dan dibuang... Tahukah Kamu? Ibumu adalah wanita...
Hidup bersama berarti saling mengisi... Didalam setiap diri manusia ada kekurangan pasti ada kelebihannya... ada kelebihan pasti ada kekurangannya... itu hukum pasti! "tidak ada manusia yang sempurna" tapi hidup adalah belajar... dan hidup juga akan berakhir... semua manusia pasti mati... kenapa kita harus berbuat baik? karena untuk bekal supaya kita masuk surga... Simple-nya seperti itu... Pernikahan umumnya didasari rasa cinta, kagum dan kebutuhan atau hanya keinginan... Apapun itu, tidak ada alasan untuk mengabaikan tugas... kewajiban dan hak masing-masing posisi... Semua ada fungsinya, supaya pernikahan dapat berjalan dan berfungsi dengan baik sesuai dengan kepercayaan yang kita anut :-D penganut kepercayaan saja punya aturan, apalagi kita yang beragama Islam... Seorang Muslim atau Muslimah itu sebutan untuk manusia penganut agama Islam. Al-Qur'an adalah pegangan utama kita, dan As-sunnah sebagai pendampingnya... Segala sesuatu memang membutuhkan ilmu... Teruslah belajar karena hidup adalah belajar untuk mencari tahu dan memperbaiki yang salah... sampai dititik kita 'meninggal'.
Kembali kepermasalahan diatas, wanita di Indonesia umumnya memang menjadi korban... Korban ketidakadilan, mungkin karena ketidaktahuan...
Intinya adalah tetaplah saling mencintai dan harus saling mencintai terutama dalam pernikahan... dalam hidup pun... Harus! Agar hidup ini terasa Indah... Indahhh sekali berjalan diatas Cinta... Terutama Cinta kepadaMu... Ya Rabbi...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar